KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Kembali Setelah 40 Hari : Cerita Haru Kedatangan Jemaah Haji Kloter 1 Balikpapan

Editor Kaltimfact, 06/09/2026

Balikpapan

Image

Suasana haru membuncah di apron Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Tepat pada Minggu (7/6/2026) menjelang tengah malam sekitar pukul 23.00 WITA, roda pesawat Garuda Indonesia yang membawa rombongan Kelompok Terbang (Kloter) 1 Haji Debarkasi Balikpapan resmi menyentuh landasan pacu.

Begitu pintu pesawat dibuka dan para jemaah mulai turun melintasi garbarata, tak sedikit dari mereka yang langsung bersujud di pelataran udara. Isap tangis dan ucapan zikir mengalun sebagai bentuk rasa syukur yang mendalam setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah fisik di Tanah Suci selama kurang lebih 40 hari.

Berdasarkan data manifes final yang dirilis oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Balikpapan bersama pihak otoritas bandara, total ada 360 jemaah yang mendarat selamat dalam rombongan perdana ini.


Mayoritas dari mereka merupakan jemaah asal Kota Samarinda, ditambah dengan dua orang jemaah asal Sulawesi Utara yang ikut bergabung dalam penerbangan kloter pertama ini.

Konfirmasi Resmi Terkait Jemaah Wafat Di balik kebahagiaan menyambut kepulangan para tamu Allah, terselip pula kabar duka yang menyelimuti rombongan Debarkasi Balikpapan. Menanggapi informasi yang sempat simpang siur di media sosial mengenai jumlah korban jiwa, Kepala Kantor Kementerian Haji Balikpapan, Suharto Baijuri, memberikan konfirmasi resmi mengenai data medis ter-update.

Hingga masa pemulangan kloter pertama ini dimulai, PPIH mencatat total ada 9 orang jemaah haji asal Embarkasi Balikpapan yang dilaporkan meninggal dunia selama berada di Arab Saudi.


Data medis menunjukkan bahwa sebagian besar jemaah yang wafat merupakan kelompok lanjut usia (lansia) yang memiliki riwayat penyakit berisiko tinggi. Faktor cuaca ekstrem di Arab Saudi dikombinasikan dengan kelelahan fisik memicu komplikasi penyakit bawaan seperti serangan jantung, gangguan pernapasan akut, dan hipertensi.

"Semua jemaah yang berpulang telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai dengan regulasi syariat dan ketentuan pemerintah setempat. Kami atas nama panitia dan pemerintah menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga ibadah mereka diterima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Suharto saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Batakan.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS