KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Jalur Logistik PT Jhonlin Group Hubungkan Paser-Balangan

Editor Kaltimfact, 06/02/2026

Nasional

Image

Akses transportasi yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) kini memiliki alternatif baru yang kian diminati oleh masyarakat luas. Jalur alternatif tersebut memanfaatkan jalan hauling logistik milik PT Jhonlin Group. Rute ini terbukti mampu memotong waktu tempuh perjalanan darat antarpovinsi secara signifikan hingga lebih dari dua jam dibandingkan dengan rute konvensional.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada akhir Mei 2026, infrastruktur jalan alternatif ini terus mengalami peningkatan kualitas. Jalur yang menghubungkan langsung antara Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser di sisi Kalimantan Timur, dengan Kabupaten Balangan di sisi Kalimantan Selatan, saat ini kondisinya semakin mulus. Sekitar 10 kilometer dari ruas jalan Kerang Dayo menuju ke arah Balangan terpantau telah selesai dilapisi oleh konstruksi rigid beton berkualitas tinggi. Sementara itu, sisa jalur sepanjang total lebih dari 100 kilometer dengan lebar di atas 15 meter tersebut masih berupa jalan pengerasan berkondisi mantap yang tetap dapat dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua dengan sangat lancar tanpa kendala berarti.

Efisiensi waktu menjadi alasan utama mengapa masyarakat berbondong-bondong memilih jalur ini. Jika pengendara memilih untuk menggunakan rute umum atau jalan nasional yang biasa dilewati—yaitu melalui Tanah Grogot, Kuaro, Batu Sopang, Muara Komam, Tabalong, hingga akhirnya tiba di Balangan—waktu tempuh yang dihabiskan bisa mencapai empat hingga lima jam perjalanan. Sebaliknya, dengan melintasi jalur logistik swasta sepanjang 75 kilometer dari Kerang Dayo menuju pusat Kabupaten Balangan ini, pengendara hanya memerlukan waktu tempuh sekitar satu jam saja. Selisih waktu yang terpangkas mencapai dua jam lebih inilah yang membuat jalur tersebut menjadi primadona baru bagi mobilitas warga.

Kehadiran jalur alternatif ini tidak lepas dari profil PT Jhonlin Group selaku pemilik konsesi jalan logistik tersebut. PT Jhonlin Group merupakan sebuah perusahaan konglomerat (holding company) multisektor raksasa yang berbasis di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Didirikan dan dimiliki oleh pengusaha terkemuka lokal, Haji Syamsuddin Andi Arsyad (yang akrab disapa Haji Isam), kelompok usaha ini memiliki lini bisnis yang sangat luas. Mulai dari pertambangan batu bara, jasa pelabuhan, transportasi laut dan udara, infrastruktur, manufaktur, hingga sektor agrobisnis kelapa sawit terpadu yang memproduksi minyak goreng serta biodiesel.


Melalui kapasitas infrastruktur logistiknya yang masif, PT Jhonlin mampu membangun akses jalan privat berskala besar yang kini turut membawa dampak positif bagi konektivitas masyarakat di wilayah perbatasan Kaltim-Kalsel. Aturan dan Jam Operasional Lintas Wilayah Kendati jalan hauling ini dibuka dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, pihak manajemen PT Jhonlin Group tetap memberlakukan aturan operasional yang ketat dan disiplin. Kebijakan ini diterapkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sipil sekaligus memastikan agar aktivitas logistik internal perusahaan tidak terganggu.

Masyarakat umum dan kendaraan pribadi hanya diperbolehkan melintas pada sore hingga pagi hari, tepatnya mulai pukul 17.00 WITA sampai dengan pukul 07.00 WITA. Sebaliknya, pada siang hari, yaitu mulai pukul 07.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA, jalur tersebut ditutup total bagi kendaraan umum karena dikhususkan sepenuhnya untuk operasional unit alat berat dan armada logistik perusahaan. Pengendara yang ingin melintas diimbau untuk selalu mematuhi rambu keselamatan dan menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dengan jam operasional yang telah ditentukan tersebut

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS