THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Motif Ketersinggungan Larut Malam, Pemuda di Samarinda Tikam Dua Orang Sekaligus
Dimas Samosir, 07/18/2026
Samarinda

Kasus aksi brutal jalanan yang melibatkan penyerangan senjata tajam terhadap kelompok pemuda di kawasan Jalan Siradj Salman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya menemui titik terang. Jajaran Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu bersama Tim Jatanras Polresta Samarinda berhasil bergerak cepat meringkus pelaku utama berinisial HK (20) dalam hitungan jam setelah insiden berdarah tersebut terjadi.
Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, menegaskan bahwa pelaku saat ini telah ditahan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Mapolsek Samarinda Ulu. Petugas juga telah berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menganiaya para korban.
Peristiwa mencekam ini bermula pada Selasa, 14 Juli 2026 dini hari sekitar pukul 01.20 WITA. Saat itu, sekelompok pemuda tengah berkumpul di sebuah area tempat pencucian motor yang berada di kawasan Jalan Siradj Salman. Suasana yang awalnya tenang mendadak berubah tegang akibat adanya gesekan antarpemuda yang berada di lokasi.
Pertikaian verbal yang melibatkan pelaku HK dengan korban kemudian pecah di tengah jam-jam rawan tersebut. Minimnya kontrol emosi membuat situasi semakin memanas hingga berujung pada tindakan kekerasan fisik menggunakan senjata tajam secara membabi buta.
Berdasarkan hasil penyelidikan intensif kepolisian, diketahui terdapat beberapa fakta kunci dari insiden berdarah ini. Pertama, aksi brutal ini mengakibatkan dua orang pemuda menderita luka parah. Salah satu korban mengalami luka tikaman serius pada bagian pinggang belakang, sedangkan korban lainnya mengalami luka robek yang cukup dalam di area tangan kiri akibat mencoba menangkis serangan Fakta kedua berkaitan dengan pelarian pelaku yang tergolong singkat.
Usai melancarkan aksinya pada pukul 01.20 WITA, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Namun, tim gabungan kepolisian berhasil melacak keberadaan pemuda tersebut dan meringkusnya pada pukul 04.40 WITA saat bersembunyi di sebuah warung makan tak jauh dari lokasi kejadian.
Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, memberikan klarifikasi mendalam mengenai motif utama di balik tindakan nekat yang dilakukan oleh tersangka HK. Pihak kepolisian menyatakan tidak ada motif terencana atau dendam lama dalam kasus ini.
"Kalau motifnya hanya ketersinggungan saja, karena anak-anak muda ini kan kalau ngumpul sampai larut malam jam 1 sampai jam 3 ya. Jadi hanya masalah sepele saja, terjadi cekcok, dan pelaku tiba-tiba mengeluarkan sajam," jelas AKP Asriadi saat memberikan keterangan pers kepada media di Mapolsek Samarinda Ulu.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS