KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Korban Kebakaran Penajam: Pemkab PPU Salurkan Logistik dan Santunan Rp10 Juta

Dimas Samosir, 07/12/2026

Penajam Paser Utara

Image

Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di RT 06, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur pada Kamis (9/7/2026) siang. Insiden pilu yang terjadi sekitar pukul 11.20 WITA tersebut menghanguskan satu unit rumah kayu bertingkat hingga rata dengan tanah serta merenggut dua korban jiwa anak-anak yang terjebak di dalam kamar.

Pemerintah Kabupaten PPU bersama jajaran terkait langsung bergerak cepat memberikan penanganan pasca-bencana, pendampingan psikologis, serta penyaluran bantuan darurat bagi keluarga korban terdampak.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Wawan, api pertama kali terlihat muncul dari bagian bawah struktur rumah kayu tersebut. Saat melintas untuk menjemput anaknya pulang sekolah, ia mendapati kepulan asap dan api yang langsung membesar. Wawan sempat berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Namun, kombinasi cuaca terik yang menyengat, tiupan angin kencang, serta material bangunan yang didominasi oleh kayu membuat kobaran api melahap seluruh bangunan dalam hitungan menit. Ibu dan nenek korban yang berada di lokasi diduga panik dan baru menyadari bahwa anak-anak mereka masih berada di dalam kamar saat api sudah mengepung seluruh akses keluar rumah. Warga yang mencoba menolong terhalang oleh intensitas panas yang luar biasa.

Berdasarkan data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, rumah berukuran 6 x 8 meter tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga (KK) dengan total sembilan jiwa. Dua korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Muh. Abizar Al Qhani (7 tahun), warga lokal Kelurahan Sungai Parit, dan Muhtiti Fatur Frahardika (4 tahun), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang sedang berkunjung.

Selain korban jiwa, seorang perempuan bernama Nurhadija (28 tahun) dilaporkan mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya saat mencoba menyelamatkan diri dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.


KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS