THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Mengenal Program Gratispol Kaltim dan Jalur Seleksi Beasiswa Tahun 2026
Dimas Samosir, 07/05/2026
Balikpapan

Program beasiswa unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Gratispol, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sebuah postingan di media sosial yang mengatasnamakan "gratispol_pendidikan" pada 4 Juli 2026, mengklaim telah merilis pengumuman calon penerima beasiswa afirmasi prestasi untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan kedokteran luar Kaltim untuk tahun ajaran 2026/2027 tahap pertama.
Informasi ini muncul di tengah tingginya animo masyarakat Kalimantan Timur terhadap dukungan pendidikan yang diinisiasi oleh pemerintah daerah. Namun, para calon pendaftar diimbau untuk memastikan validitas informasi tersebut melalui kanal resmi sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.
Pada 4 Juli 2026, akun media sosial dengan nama pengguna "gratispol_pendidikan" mengunggah gambar yang berisi pengumuman bagi calon penerima beasiswa Gratispol. Unggahan tersebut memuat informasi mengenai kelulusan verifikasi untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur SNBP di 30 perguruan tinggi besar serta fakultas kedokteran di 4 perguruan tinggi di Kalimantan. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan s.id dan nomor layanan admin untuk koordinasi lebih lanjut.

Berdasarkan data yang ada, Gratispol merupakan program beasiswa pendidikan yang difokuskan untuk memberikan bantuan biaya kuliah bagi mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta. Postingan yang beredar mencantumkan daftar 30 PTN besar dengan QS Ranking Nasional serta 4 fakultas kedokteran di Kalimantan yang menjadi sasaran program ini. Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari situs web pemerintah provinsi atau portal beasiswa Kaltim yang memverifikasi pengumuman tertanggal 4 Juli tersebut secara spesifik.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang atau Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur terkait unggahan tersebut. Masyarakat diminta untuk berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial dan selalu melakukan verifikasi ulang pada situs resmi pemerintah provinsi atau kanal komunikasi resmi lainnya untuk menghindari potensi misinformasi.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS