KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Penyebab Antrean SPMB Balikpapan Membeludak : Masalah Sinkronisasi KK dan Dapodik

Dimas Samosir, 07/01/2026

Balikpapan

Image

Hari kedua proses verifikasi dan validasi (verval) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat sekolah menengah di Kota Balikpapan diwarnai antrean panjang warga. Pada Selasa (30/6/2026), Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan diserbu ratusan orang tua murid yang mayoritas mengeluhkan kendala administrasi kependudukan. Penolakan otomatis oleh sistem pendaftaran daring memaksa warga mendatangi kantor dinas secara langsung demi kejelasan nasib pendidikan anak mereka.

Sejak Selasa pagi, area Kantor Disdikbud Kota Balikpapan mulai dipadati oleh ratusan warga yang membawa map berkas kependudukan. Sebagian besar warga yang memadati kantor dinas tersebut merupakan pendaftar jalur prestasi serta jalur umum yang tersangkut masalah verifikasi berkas domisili pada Kartu Keluarga (KK).

Salah satu orang tua murid, Edi Santoso, mengaku telah mengantre sejak pagi demi memperjuangkan nasib sekolah kedua anak kembarnya. Edi berniat mendaftarkan anaknya di SMPN 23 Balikpapan agar dekat dengan domisili barunya di kawasan Batakan, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Namun, dokumen pendaftaran daringnya berulang kali ditolak oleh sistem komputasi SPMB, hingga mengharuskannya datang mencari solusi manual.

Berdasarkan penelusuran, penolakan massal oleh sistem online ini berakar dari aturan ketat masa berlaku dokumen kependudukan. Meski secara faktual Edi dan keluarganya sudah lama menetap di Batakan, penerbitan administrasi KK baru miliknya tercatat baru akan genap berusia satu tahun pada bulan depan.

Sesuai regulasi sistem SPMB Balikpapan 2026, syarat mutlak jalur zonasi atau kedekatan domisili wajib menggunakan KK yang telah diterbitkan minimal satu tahun per tanggal pendaftaran. Akibatnya, ketika orang tua mencoba memasukkan alamat rumah yang baru ke dalam sistem aplikasi online, pendaftaran otomatis tertolak karena basis data sistem masih mengunci alamat lama yang tertera di Dapodik sekolah asal. Jika merujuk domisili lama di Gunung Sari Ilir (Balikpapan Tengah), jaraknya dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal mereka saat ini.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS