KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Saat Mantan Kepala BGN Dadan Cs Ditangkap, Ribuan Pegawai Justru Gelar Acara Megah di Sentul

Dimas Samosir, 06/05/2026

Nasional

Image

Penegakan hukum dalam tata kelola program krusial nasional kembali mencatat momentum besar. Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejegung RI) secara resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Tidak sendirian, Dadan ditangkap dan ditahan bersama dua mantan pejabat tinggi BGN lainnya, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, setelah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Kasus dugaan korupsi skala besar ini mencakup modus markup harga pengadaan barang, penyimpangan tata kelola anggaran yang mencapai nilai triliun rupiah, hingga pengaturan titik-titik Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) demi keuntungan sepihak terafiliasi yayasan tertentu. Menyusul penetapan tersangka tersebut, penyidik Kejaksaan Agung langsung bergerak cepat menggeledah kantor BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, guna mengamankan barang bukti elektronik serta sejumlah dokumen penting.

Namun, di tengah hiruk-pikuk penegakan hukum dan penggeledahan kantor pusat tersebut, sebuah ironi besar terjadi dan mendadak viral di media sosial. Sebuah rekaman video berdurasi pendek memperlihatkan visual keramaian luar biasa di mana ribuan orang yang mengenakan seragam putih identik khas BGN tengah berkumpul. Narasi yang beredar luas di platform digital menyebutkan bahwa Badan Gizi Nasional tengah menggelar acara megah yang dihadiri oleh sekitar 12.000 orang undangan di wilayah Sentul, Jawa Barat, bertepatan pada saat momentum penangkapan Dadan Hindayana cs.

pihak keamanan di lingkungan kantor BGN, agenda besar tersebut memang benar terjadi secara nyata. Ketika tim penyidik Kejaksaan Agung mendatangi kantor pusat untuk melakukan sterilisasi dan pengumpulan dokumen, sebagian besar pimpinan, staf, dan mitra operasional BGN dilaporkan sedang tidak berada di tempat. Mereka diketahui sedang memadati sebuah auditorium besar di Sentul, Bogor, untuk mengikuti rangkaian acara pelatihan serta motivasi berskala masif yang menghadirkan narasumber internasional kenamaan, Tony Robbins.

Visual yang beredar memperlihatkan bagaimana ribuan peserta memenuhi kursi-kursi di dalam gedung pertemuan, sementara beberapa kelompok peserta lainnya tampak berinteraksi di area luar pintu masuk gedung dengan latar belakang papan informasi denah ruangan. Di media sosial, kehadiran 12 ribu undangan dalam pesta edukasi dan motivasi internal ini langsung mengundang berbagai reaksi tajam dan kontroversial dari warganet.


Banyak masyarakat menyayangkan kurangnya empati institusional, mengingat acara berskala besar dengan biaya yang dipastikan tidak sedikit tersebut tetap berjalan dengan meriah tepat pada hari di mana lembaga baru ini didera skandal korupsi yang sangat memprihatinkan.

Saat ini, ketiga mantan petinggi BGN tersebut telah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye khas Kejaksaan Agung dan resmi ditempatkan di rumah tahanan untuk mempermudah proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, posisi kepemimpinan di Badan Gizi Nasional telah diambil alih oleh Nanik S.


Deyang yang ditunjuk oleh Presiden guna memastikan tata kelola dan keberlangsungan program pemenuhan gizi masyarakat di seluruh daerah tetap berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti. Kasus ini menjadi alarm keras bagi pengawasan anggaran publik agar program kesejahteraan rakyat tidak dijadikan ladang bancakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS