KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Viral Video Ribut di Atas Kapal Ferry Kariangau, Polsek Balikpapan Barat Pastikan Kondusif

Dimas Samosir, 07/04/2026

Balikpapan

Image

Sebuah unggahan video rekaman amatir di media sosial mendadak viral lantaran mengeklaim adanya aksi pengeroyokan terhadap penumpang kapal penyeberangan oleh sekelompok juru parkir di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan. Berdasarkan hasil verifikasi dan konfirmasi dari pihak kepolisian, narasi pengeroyokan oleh juru parkir tersebut dipastikan keliru atau menyesatkan (misleading).


Peristiwa yang terjadi di atas kapal penyeberangan KMP Poncan Moale pada Sabtu (4/7/2026) malam tersebut murni dipicu oleh kesalahpahaman penataan kendaraan di dalam dek kapal antara kru Anak Buah Kapal (ABK) dan salah seorang penumpang.

Insiden perselisihan fisik tersebut bermula sekitar pukul 19.15 WITA saat proses muat (loading) kendaraan roda dua dan roda empat ke dalam lambung KMP Poncan Moale di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau. Proses pengaturan posisi kendaraan malam itu dipandu oleh Juru Mudi KMP Poncan Moale, John Faiser, bersama seorang Kelasi bernama Wiwing.

Saat memarkirkan salah satu unit mobil pribadi, seorang pengemudi pria yang mengenakan pakaian berwarna krem mempertanyakan instruksi dan cara pengaturan posisi kendaraan yang diberikan petugas. Pertanyaan tersebut kemudian direspons oleh John Faiser dengan nada bicara yang cukup tinggi. Balasan bernada ketus itulah yang diduga memantik emosi spontan dari sang penumpang, hingga situasi berubah menjadi adu mulut yang memanas.

Situasi kian tidak terkendali ketika pengemudi mobil memutuskan turun dari kendaraannya lalu melayangkan pukulan fisik ke arah kepala John Faiser. Wiwing, yang berada di dekat lokasi dan berusaha melerai perselisihan tersebut, justru mendapat tendangan di bagian paha hingga jatuh tersungkur di dek kapal.

Melihat rekan mereka diserang, dua ABK dari KMP Manggani yang kebetulan sedang membantu di lokasi, yakni Ipul dan Ardi, segera datang melerai bersama sejumlah penumpang lainnya. Keributan gelombang pertama sempat mereda, namun sekitar sepuluh menit kemudian, saat Ipul dan Ardi hendak melangkah keluar dari KMP Poncan Moale, keduanya mendadak dihadang oleh seorang pria tak dikenal berbaju cokelat. Pria tersebut langsung memukul Ipul, sehingga aksi saling pukul kembali pecah di tengah kerumunan penumpang.


Akibat terjadinya adu jotos di dalam dek kendaraan, jadwal keberangkatan kapal penyeberangan KMP Poncan Moale menuju Pelabuhan Penajam sempat tertunda selama kurang lebih 45 menit. Penundaan ini sempat memicu riak protes dan keluhan dari para calon penumpang lain yang telah mengantre lama di area buffer zone dermaga. Namun, situasi kembali kondusif setelah pihak kepolisian memastikan kapal kembali diberangkatkan dengan aman pasca-penandatanganan surat kesepakatan damai.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS