THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Bandara SAMS Sepinggan Masuk 10 Besar Pintu Kedatangan Wisatawan Nasional 2025
Jamal, 01/07/2026
Balikpapan

Balikpapan – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru terkait Jumlah Perjalanan Wisatawan Nasional (Wisnas) Menurut Pintu Kedatangan periode Januari hingga November 2025. Dalam rilis tersebut, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan tercatat sebagai salah satu pintu masuk utama pergerakan wisatawan domestik di Indonesia.
Berdasarkan data BPS, jumlah perjalanan Wisatawan Nasional yang masuk melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mencapai 41.594 perjalanan sepanjang Januari–November 2025. Capaian ini menempatkan Bandara SAMS Sepinggan dalam 10 besar bandara di Indonesia dengan jumlah perjalanan Wisnas tertinggi melalui angkutan udara pada tahun 2025.
Masuknya Bandara SAMS Sepinggan ke dalam jajaran sepuluh besar nasional menunjukkan peran strategis Balikpapan sebagai simpul pergerakan orang, khususnya di wilayah Kalimantan Timur. Kota Balikpapan selama ini dikenal sebagai kota jasa dan transit, sekaligus gerbang utama menuju berbagai kawasan di Kalimantan, termasuk wilayah penyangga pembangunan nasional.
Peningkatan jumlah perjalanan Wisnas ini tidak terlepas dari berbagai faktor, mulai dari stabilitas konektivitas penerbangan domestik, posisi geografis Balikpapan yang strategis, hingga meningkatnya mobilitas masyarakat untuk keperluan wisata, kunjungan keluarga, bisnis, maupun perjalanan dinas. Bandara SAMS Sepinggan sendiri menjadi salah satu bandara dengan aktivitas penerbangan yang konsisten melayani rute antarkota besar di Indonesia.
Dari sisi transportasi, data ini mencerminkan pentingnya peran infrastruktur bandara sebagai penggerak aktivitas ekonomi dan pariwisata. Tingginya arus Wisnas berimplikasi langsung pada kebutuhan layanan transportasi lanjutan, baik angkutan umum, kendaraan sewa, hingga konektivitas menuju pusat kota dan kawasan sekitar bandara.
Selain itu, capaian ini juga menunjukkan bahwa Balikpapan masih menjadi tujuan dan titik transit favorit bagi wisatawan domestik. Keberadaan fasilitas penunjang, seperti akses jalan yang memadai, jaringan transportasi kota, serta layanan publik di sekitar bandara, menjadi faktor pendukung dalam menjaga kelancaran pergerakan penumpang.
Peningkatan perjalanan Wisnas juga berdampak pada sektor pendukung lainnya, termasuk perhotelan, kuliner, perdagangan, serta jasa transportasi lokal. Arus kedatangan wisatawan yang stabil berkontribusi pada perputaran ekonomi daerah dan membuka peluang pengembangan layanan berbasis pariwisata dan mobilitas.
Dari perspektif perencanaan transportasi, data BPS ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan lalu lintas dan angkutan di sekitar kawasan bandara. Volume perjalanan yang tinggi memerlukan pengaturan yang tepat agar arus kendaraan tetap lancar, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun penumpang.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat terus menjaga kualitas layanan transportasi, baik di kawasan bandara maupun koridor penghubung menuju pusat kota. Penguatan integrasi moda transportasi menjadi salah satu langkah penting agar mobilitas wisatawan dapat berlangsung efisien tanpa menimbulkan kepadatan atau gangguan lalu lintas.
Dengan capaian 41.594 perjalanan Wisnas sepanjang Januari–November 2025, Bandara SAMS Sepinggan tidak hanya berperan sebagai fasilitas transportasi udara, tetapi juga sebagai indikator dinamika mobilitas masyarakat dan perkembangan aktivitas wisata domestik di Kalimantan Timur.
Ke depan, data ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan perencanaan lanjutan, baik dalam pengembangan transportasi, peningkatan pelayanan bandara, maupun penguatan peran Balikpapan sebagai simpul pergerakan nasional yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS