THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Curi Handphone dan Rokok, Pria Berinisial GS Ditangkap Polsek Bontang Utara
Dimas Samosir, 07/18/2026
Bontang

Polsek Bontang Utara berhasil bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial GS, yang diduga kuat kembali melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Pelaku diketahui merupakan seorang residivis dalam kasus serupa yang belum lama ini menghirup udara bebas.
Penangkapan terhadap tersangka GS dilakukan setelah petugas kepolisian menerima laporan resmi dari korban dan melakukan serangkaian proses penyelidikan mendalam di lapangan. Polisi juga memanfaatkan teknologi digital dengan menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi keberadaan pelaku.
Peristiwa kriminal ini pertama kali diketahui terjadi pada Senin dini hari, 13 Juli 2026. Aksi pembobolan menyasar sebuah warung kelontong milik warga yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang.
Kejadian tersebut baru disadari oleh pemilik warung pada pagi harinya saat hendak membuka tempat usaha. Korban terkejut melihat kondisi pintu atau bagian warungnya sudah dalam keadaan rusak akibat dibobol secara paksa oleh orang tidak dikenal. Menyadari tempat usahanya telah disatroni pencuri, korban langsung mendata barang-barang yang hilang dan segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bontang Utara demi mendapatkan keadilan.
Dari hasil olah TKP dan pendataan sementara yang dilakukan oleh pihak kepolisian, pelaku GS diketahui merusak fasilitas warung menggunakan sebuah alat bantu berupa kunci pas. Setelah berhasil masuk ke dalam warung kelontong tersebut, pelaku langsung menggasak barang berharga yang mudah dibawa.
Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang diduga kuat merupakan hasil dari kejahatan yang dilakukan oleh tersangka. Barang bukti tersebut di antaranya adalah dua unit telepon genggam masing-masing bermerek Oppo dan Samsung, uang tunai sebesar Rp1,3 juta, satu jeriken berisi bahan bakar minyak jenis Pertalite, serta sejumlah bungkus rokok dari berbagai merek yang siap dijual kembali oleh pelaku.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS