KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Kiandra Ramadhipa Amankan Kemenangan Dramatis di FIM JuniorGP 2026

Dimas Samosir, 06/15/2026

Olahraga

Image

Kemenangan dramatis di Portugal membawa pembalap masa depan Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, melesat ke peringkat kedua klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Berkat tambahan 25 poin penuh dari Sirkuit Estoril, pembalap berusia 16 tahun ini kini mengantongi total 51 poin, hanya berselisih tipis 7 angka dari sang pemuncak klasemen asal Italia, Giulio Pugliese (58 poin).


Hasil ini memperlebar asa Indonesia untuk mencetak sejarah baru dalam kejuaraan dunia balap motor junior.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali berkumandang megah di benua Eropa. Pembalap muda berbakat asal Sleman, Yogyakarta, Muhammad Kiandra Ramadhipa, sukses mengukir prestasi mentereng dengan merebut kemenangan perdananya pada ajang FIM Moto3 Junior World Championship 2026. Mengaspal di Circuito do Estoril, Portugal, pada Minggu malam, 14 Juni 2026 WIB, pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM) tersebut menyuguhkan performa kelas dunia yang penuh ketenangan.


​Memulai balapan sepanjang 16 putaran dari posisi ketujuh (grid P7), pembalap yang akrab disapa Rama ini langsung melakukan start dengan sangat agresif namun terukur. Menunggangi motor Honda NSF250RW bernomor start 32 di bawah bendera Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Rama berhasil melewati tikungan pertama yang terkenal menantang dan merangsek naik ke barisan depan.


​Jalannya balapan berlangsung sangat ketat di bawah sengatan cuaca panas Estoril yang menguras ketahanan fisik dan performa ban. Rama harus terlibat dalam pertarungan sengit melawan rombongan besar pembalap Eropa, termasuk Travis Borg (Team Monlau Motul) dan Carlos Cano (CFMoto Aspar Junior Team).


Sepanjang perlombaan, posisi terdepan terus berganti akibat taktik hambatan angin (slipstream) di lintasan lurus Sirkuit Estoril yang cukup panjang. Rama sempat memimpin di lap kedelapan, namun persaingan yang rapat memaksanya sempat melorot kembali ke zona tiga besar.


​Dalam sesi wawancara setelah balapan, pembalap andalan Indonesia ini mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah manajemen ban yang matang. Menyadari suhu lintasan yang sangat tinggi, Rama sengaja tidak memaksakan motor di paruh pertama perlombaan demi menjaga cengkeraman ban hingga putaran-putaran akhir. Strategi cerdas ini terbukti ampuh.


​Ketegangan memuncak pada putaran terakhir (last lap). Ketika memasuki sektor penentu menjelang garis finis, Rama yang sempat tertahan di posisi ketiga melakukan aksi manuver yang sangat nekat namun bersih di tikungan pamungkas. Memanfaatkan celah sempit, ia berhasil menyalip dua pembalap sekaligus di depannya. Rama melintasi garis finis di urutan pertama, disusul oleh Travis Borg di posisi kedua dan Carlos Cano di tempat ketiga.


​Keberhasilan ini menempatkan nama Kiandra Ramadhipa ke dalam buku sejarah olahraga otomotif nasional. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu memenangi seri balap di dua kejuaraan junior level tertinggi sekaligus pada musim yang sama, setelah sebelumnya juga sukses meraih podium tertinggi pada ajang Red Bull Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, April lalu.


​Seusai selebrasi di podium tertinggi Estoril dengan balutan bendera Merah Putih, Rama dijadwalkan akan melanjutkan perjuangannya di ajang Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Assen, Belanda pada akhir Juni, sebelum kembali berlaga di putaran lanjutan FIM JuniorGP di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 3-5 Juli 2026 mendatang.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS