THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Kisah Pengantin Wanita di Pati Kabur Viral di Medos
Dimas Samosir, 05/23/2026
Nasional

Jagat maya baru-baru ini digemparkan oleh kisah pilu sekaligus mengejutkan dari dunia pernikahan. Seorang calon pengantin wanita berinisial NAS (19), atau yang akrab disapa Nayla, nekat melarikan diri hanya beberapa jam sebelum prosesi akad nikah dimulai. Peristiwa yang mengundang keprihatinan publik ini terjadi di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Berdasarkan perkembangan informasi terkini dari pihak kepolisian, pelarian Nayla akhirnya terhenti. Kerja sama antara Resmob Polresta Pati dan Resmob Polres Jepara berhasil melacak keberadaan gadis berusia 19 tahun tersebut. Nayla ditemukan oleh petugas di sebuah kamar hotel di wilayah Jepara. Mirisnya, ia tidak sendiri, melainkan sedang bersama seorang pria berinisial DF (20) yang diduga kuat sebagai kekasih gelap atau selingkuhannya.
Sedianya, hari bahagia antara Nayla dan calon suaminya, Muhammad Musalim (33), dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, pukul 09.00 WIB. Segala persiapan matang telah dilakukan oleh pihak keluarga. Mulai dari dekorasi panggung, tenda hajatan, hingga kedatangan para vendor pernikahan di lokasi acara sejak subuh.
Namun, prahara dimulai sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, saat waktu persiapan rias pengantin akan dimulai. Nayla sempat berpamitan kepada pihak keluarga untuk pergi ke kamar mandi yang letaknya berada di luar area bangunan utama rumah. Kecurigaan mulai muncul ketika sang gadis tidak kunjung kembali setelah sekian lama ditunggu.
Saat pihak keluarga memeriksa kamarnya, Nayla sudah tidak ada di tempat. Ia diduga kuat melarikan diri melalui pintu belakang dengan berjalan kaki, sebelum akhirnya dijemput oleh DF. Menyadari sang anak hilang secara misterius jelang momen sakral, orang tua Nayla langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tlogowungu guna meminta bantuan pencarian.
Mahar Mewah Honda PCX Berakhir Dibatalkan Kabar kaburnya pengantin wanita ini seketika memicu rasa kecewa yang mendalam, khususnya bagi pihak mempelai pria. Muhammad Musalim yang berprofesi sebagai seorang peternak sapi sukses, sebenarnya telah menyiapkan seserahan dan mahar yang tergolong mewah untuk ukuran warga setempat. Satu unit sepeda motor Honda PCX berwarna merah gres, tempat tidur, lemari pakaian, hingga berbagai hantaran lainnya sudah tertata rapi di rumah mempelai.
Mendengar kenyataan pahit bahwa calon istrinya memilih pergi dengan pria lain, Musalim bersama keluarga besarnya mengambil keputusan tegas untuk membatalkan seluruh rangkaian acara pernikahan tersebut. Seluruh barang seserahan, termasuk motor Honda PCX yang sedianya akan diserahkan, langsung ditarik kembali oleh pihak pria.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS