THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Penjual Es Teh di Samarinda Ulu Jadi Korban Penikaman, Pelaku Masih Buron
Dimas Samosir, 07/07/2026
Samarinda

Suasana malam di kawasan Jalan Siti Aisyah, RT 19, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, mendadak mencekam pada Senin (6/7/2026). Seorang pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai penjual es teh menjadi korban penikaman oleh orang tidak dikenal.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WITA ini menyebabkan korban berinisial MFA mengalami luka serius. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri sesaat setelah kejadian.
Insiden bermula saat warga di sekitar lokasi mendengar adanya keributan. Laporan masyarakat tersebut segera direspons oleh personel Polresta Samarinda yang sedang bertugas. Setibanya di lokasi, petugas menemukan MFA dalam kondisi terluka akibat senjata tajam. Tanpa membuang waktu, petugas segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan punggung. Aparat kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk dan mengumpulkan barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan pelaku dalam aksinya.
Pernyataan Resmi dan Klarifikasi Pamapta III Polresta Samarinda, IPDA Sofian Adi Cahyono, membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut. Pihaknya telah menerima laporan masyarakat tepat pada pukul 20.00 WITA.
"Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.00 WITA terkait adanya keributan. Saat anggota tiba di lokasi, korban sudah mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan punggung. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit," ujar IPDA Sofian kepada awak media.
Saat ini, jajaran kepolisian Polresta Samarinda masih terus mendalami kasus ini. Fokus utama petugas adalah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan. Polisi juga memintai keterangan dari beberapa saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian saat penikaman berlangsung.
Kejadian ini sempat memicu kepanikan warga di kawasan Kelurahan Jawa. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian untuk memastikan keamanan wilayah Samarinda Ulu agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan dan membawa pelaku ke proses hukum secepat mungkin.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS