THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Seskab Teddy dan CEO GoTo Bertemu , Bahas Formula Baru Pendapatan Driver
Editor Kaltimfact, 05/23/2026
Nasional

Kabar gembira datang bagi jutaan pengemudi ojek online (ojol) di seluruh Indonesia. Pemerintah bersama pihak aplikator kini tengah bergerak cepat mematangkan regulasi baru yang berpihak pada kesejahteraan para mitra pengemudi. Langkah konkret ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya dan Chief Executive Officer (CEO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Hans Patuwo.
Update terbaru mengenai kasus kesejahteraan pekerja digital ini berakar dari komitmen Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada momen Hari Buruh 1 Mei lalu. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendongkrak pendapatan bersih yang diterima para driver dari setiap transaksi daring. Pertemuan tatap muka di level eksekutif ini menjadi sinyal kuat bahwa regulasi tersebut bukan sekadar wacana, melainkan agenda prioritas nasional yang siap dieksekusi.
Aspirasi Jutaan Driver di Meja Sekretariat Kabinet Pertemuan penting tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Suasana diskusi terpantau berjalan hangat namun tetap serius. Berdasarkan dokumentasi resmi yang dirilis akun Instagram @sekretariat.kabinet, Seskab Teddy yang mengenakan kemeja putih tampak menyimak dengan saksama pemaparan dari Hans Patuwo yang hadir mengenakan kemeja batik bermotif gelap.
Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy menampung berbagai data mendalam mengenai ekosistem transportasi daring terkini. Hans Patuwo memaparkan bahwa saat ini Gojek menaungi sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di berbagai pelosok tanah air. Jika diakumulasikan sejak awal berdiri, jumlah masyarakat yang pernah menggantungkan mata pencahariannya pada platform ini bahkan telah menembus angka 3 juta orang, baik yang berstatus aktif, paruh waktu, maupun yang sudah nonaktif.
"Pemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus berkoordinasi guna merumuskan kebijakan terbaik. Fokus utama kami adalah mencari solusi yang mampu menciptakan keseimbangan ideal antara perlindungan ekonomi bagi pengemudi dan keberlangsungan dunia usaha," ujar Letkol Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya.
Poin paling krusial dalam pertemuan malam itu adalah penyampaian komitmen dari pihak GoTo untuk mendukung penuh kebijakan ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah revolusioner yang dibahas adalah rencana penyesuaian skema bagi hasil tarif.
Pendapatan yang diterima oleh pengemudi diwacanakan naik signifikan, dari yang semula berada di kisaran 80 persen, ditargetkan melonjak hingga menjadi 92 persen dari setiap nilai transaksi. Dengan skema ini, potongan maksimal untuk pihak aplikator ditekan menjadi hanya sebesar 8 persen saja.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS