THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Siap-Siap! Uji Coba CNG 3 Kg Pengganti LPG Digelar di 4 Kota Besar
Dimas Samosir, 05/25/2026
Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengumumkan update terbaru terkait rencana besar transisi energi domestik. Sebagai langkah strategis menekan angka impor LPG yang kian membengkak, pemerintah siap meluncurkan pilot project atau proyek percontohan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram (kg) pada akhir tahun 2026 ini.
Kepastian mengenai jalannya proyek ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, saat ditemui media di sela-sela acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, pada Rabu (20/5/2026). Langkah awal ini sengaja difokuskan pada kota-kota besar di Pulau Jawa guna menguji efektivitas dan kesiapan infrastruktur sebelum didistribusikan secara masif ke wilayah lain.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian ESDM, tahap awal uji coba penggunaan alternatif energi ini akan dilaksanakan di 4 kota besar, yaitu : 1. Jakarta 2. Bandung 3. Semarang 4. Surabaya
Satu hal yang paling menjadi sorotan dan sekaligus menjawab kekhawatiran publik adalah masalah biaya kepemilikan tabung. Laode Sulaeman menegaskan bahwa masyarakat tidak akan dibebani biaya untuk membeli tabung CNG baru. Skema distribusi yang dirancang akan mengadopsi sistem pinjam pakai yang mirip dengan pola distribusi LPG saat ini.
"Skemanya itu masyarakat tidak beli tabung. Tabung milik supplier (badan usaha) gasnya. Jadi masyarakat tidak diharuskan beli. Kalau alokasi, kita mengikuti polanya LPG, di mana satu rumah tangga ada batasan kuota tabungnya," jelas Laode.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS