KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

128 CPNS Kutai Timur Resmi Rampungkan Latsar di Bukit Pelangi

Editor Kaltimfact, 05/15/2026

Sangatta

Image

Suasana haru sekaligus inspiratif menyelimuti Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi. Sebanyak 128 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menyelesaikan masa gemblengan mereka dalam Pelatihan Dasar (Latsar) Angkatan 116, 117, dan 118.

Update terbaru melaporkan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus 100 persen setelah melewati masa pelatihan intensif selama 93 hari atau setara dengan 673 jam pelajaran (JP). Penutupan yang berlangsung pada Kamis (13/5) ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan momentum refleksi bagi para abdi negara muda yang berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk puskesmas dan kecamatan terpencil di Kutai Timur. Nostalgia Pahit Sang Bupati

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, hadir langsung untuk memberikan arahan. Namun, alih-alih memberikan pidato birokrasi yang kaku, ia justru membagikan kisah masa lalunya yang menyentuh hati. Ardiansyah mengenang masa-masa awal dirinya mengabdi sebagai PNS di golongan III/a.

"Saya masih ingat betul, gaji pertama saya sebagai PNS kala itu hanya Rp160 ribu per bulan. Saat itu saya ditempatkan sebagai guru di Kecamatan Muara Ancalong," kenang Ardiansyah di hadapan ratusan CPNS yang tampak tertegun mendengar cerita tersebut.

Tak sampai di situ, Ardiansyah juga menceritakan betapa sulitnya kondisi pangan di masa kecil dan awal kariernya. Ia pernah merasakan harus mengonsumsi nasi bulgur—bahan pangan bantuan yang aromanya sangat menyengat dan teksturnya kasar.

"Direndam cukup lama pun tetap bau. Terpaksa harus dimakan, sebab kalau tidak dimakan ya kelaparan," ungkapnya dengan nada emosional. Cerita ini sengaja dibagikan agar para CPNS baru memiliki daya tahan mental yang kuat dan rasa syukur yang tinggi dalam menjalankan tugas di era sekarang.

Kisah perjuangan tersebut sejalan dengan pesan Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi. Dalam sambutannya, Nina memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan para peserta. Ia mengakui bahwa perjalanan menuju kelulusan ini tidaklah mudah.

"Alhamdulillah akhirnya semuanya bisa lulus 100 persen, meski di belakang layar perjuangannya berdarah-darah," ujarnya. Nina menegaskan bahwa selama 93 hari, para peserta telah dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Fondasi ini dimaksudkan agar para pegawai tidak hanya memiliki kecakapan teknis, tetapi juga integritas yang kokoh, bermental melayani, dan berjiwa nasionalis.

Acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis kepada para lulusan terbaik. Salah satu momen berkesan adalah saat Ajeng Era Pratiwi dari Inspektorat Daerah menerima sertifikat langsung dari tangan Bupati. Keberhasilan ini menandai dimulainya babak baru bagi 128 aparatur muda tersebut untuk terjun langsung melayani masyarakat Kutai Timur.

Pemerintah Kabupaten berharap, dengan selesainya Latsar ini, tidak ada lagi ASN yang sekadar bekerja untuk menggugurkan kewajiban, melainkan menjadi agen perubahan yang membawa Kutai Timur ke arah yang lebih baik.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS