KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Dishub Akhiri Posko Aduan PJU, Semua Laporan Masuk Lewat B-Connect

Editor Kaltimfact, 11/18/2025

Balikpapan

Balikpapan — Senin, 17 November 2025.
Dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik dan meningkatkan efisiensi penanganan infrastruktur kota, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan resmi mengumumkan bahwa mekanisme posko aduan manual untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) akan segera dihentikan. Ke depan, seluruh proses pemantauan, deteksi gangguan, hingga pelaporan kerusakan PJU akan dilakukan secara terintegrasi melalui Balikpapan Connectivity (B-Connect), sebuah sistem digital yang dirancang untuk mengakselerasi transformasi transportasi cerdas di Balikpapan.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menyampaikan bahwa perubahan besar ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan tidak lagi bergantung pada laporan manual masyarakat. Menurutnya, Dishub harus selalu berada selangkah lebih maju agar penanganan PJU dapat dilakukan sebelum gangguan menimbulkan dampak di lapangan.

“Dengan sistem baru ini, layanan PJU tidak lagi menunggu keluhan warga. Kami ingin mendeteksi lebih dulu, memperbaiki lebih cepat, dan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik,” tegas Fadli.

Pemantauan Real-Time Berbasis Sensor

Melalui platform B-Connect, Dishub akan menerima laporan otomatis setiap hari terkait kondisi ribuan titik PJU di seluruh wilayah Balikpapan. Sistem ini berbasis sensor yang mengirimkan data secara real-time, termasuk ketika terjadi kerusakan, penurunan intensitas cahaya, atau lampu padam secara tiba-tiba. Dengan demikian, petugas lapangan dapat bergerak lebih cepat tanpa menunggu laporan melalui telepon atau pesan.

Fadli menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan akurasi data serta mempercepat proses perbaikan. “Setiap lampu yang padam akan terdeteksi otomatis. Petugas akan menerima titik lokasinya secara jelas sehingga penanganan bisa dilakukan jauh lebih cepat,” ujarnya.

Dengan sistem ini, waktu respons perbaikan juga dapat dipangkas secara signifikan dibandingkan metode manual sebelumnya.

Fondasi Menuju Sistem Transportasi Cerdas

Tidak hanya memantau PJU, B-Connect juga berfungsi sebagai tulang punggung kebijakan transportasi cerdas di Balikpapan. Platform ini mengintegrasikan sistem manajemen lalu lintas, pengawasan parkir, pemantauan CCTV, hingga pendataan geospasial seluruh infrastruktur transportasi kota.

“B-Connect bukan sekadar sistem laporan, tetapi fondasi kebijakan smart mobility di Balikpapan. Semua data lalu lintas, pergerakan kendaraan, hingga pola mobilitas terhubung dalam satu platform,” jelas Fadli.

Dengan data yang lebih lengkap, Dishub dapat mengambil keputusan lebih tepat, seperti pengaturan rekayasa lalu lintas, perbaikan titik rawan kecelakaan, atau penempatan rambu baru di titik prioritas.

Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Fadli menambahkan bahwa sistem ini juga memperkuat kerja sama lintas instansi, salah satunya dengan Polresta Balikpapan. B-Connect mampu mengirimkan data visual dari jaringan CCTV di titik-titik strategis untuk mendukung penegakan hukum, termasuk potensi kecelakaan maupun tindak kriminal.

“Semua ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana kita membangun kota yang lebih aman, lebih efisien, dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Fadli.

Menuju Layanan Publik Modern dan Proaktif

Dengan penghentian posko aduan manual, Dishub menegaskan bahwa masyarakat tetap dapat memberikan masukan melalui kanal resmi. Namun fokus utama Dishub kini adalah menghadirkan layanan proaktif yang tidak menunggu keluhan muncul terlebih dahulu.

“Balikpapan harus bergerak maju. Dan kami memastikan Dishub menjadi bagian dari perubahan itu,” tutupnya.

Transformasi layanan PJU melalui B-Connect diharapkan menciptakan pelayanan yang lebih responsif, efisien, dan sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota yang cerdas dan terhubung.

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS