THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Dishub Balikpapan Tambah Koridor Baru BCT, Warga: Semoga Tarif Tetap Terjangkau
Editor Kaltimfact, 11/19/2025
Balikpapan

Balikpapan – Sabtu, 25 Juni 2025. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mempersiapkan langkah besar dalam pengembangan transportasi publik. Salah satu agenda strategis yang kini memasuki tahap lanjut adalah alih kelola Balikpapan City Trans (BCT) dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Kota Balikpapan.
Proses alih kelola ini akan mulai efektif pada 1 Juni 2027, bersamaan dengan berakhirnya nota kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Kota Balikpapan yang berlaku sejak pertengahan 2024.
Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa selama masa kerja sama dari tahun 2024 hingga 2027, seluruh operasional transportasi BCT masih berada dalam skema service by the service. Pada periode tersebut, pemerintah kota fokus melakukan persiapan administrasi dan teknis sebelum pengelolaan resmi dialihkan.
“Selama masa kerja sama ini, seluruh layanan BCT tetap beroperasi dengan skema service by the service. Pemkot juga mulai melakukan sosialisasi dan menyusun rencana pemanfaatan anggaran untuk mendukung operasional ke depan,” jelas Fadli saat ditemui di Balikpapan pada Sabtu (25/6/2025).
Dua Koridor Utama Menjadi Prioritas Pengalihan
Dalam tahap awal alih kelola, dua koridor BCT yang akan dialihkan adalah:
Koridor Pelabuhan Semayang
Koridor Group Line Batu Ampar
Kedua koridor tersebut merupakan rute yang memiliki intensitas penumpang tertinggi dan dianggap vital bagi konektivitas kota.
Fadli menjelaskan bahwa Dishub dan Kementerian Perhubungan telah membahas detail terkait teknis alih kelola, termasuk kesiapan armada, sistem pembiayaan, kebutuhan SDM, dan integrasi sistem tiket.
“Ini bukan hanya soal memindahkan kewenangan, tetapi memastikan seluruh elemen pendukung operasional, mulai dari armada, halte, hingga sistem layanan digital, siap berjalan di bawah pengelolaan pemerintah kota,” tegasnya.
Kajian Penambahan Koridor Baru
Selain dua koridor yang dialihkan kepada Pemkot, Dishub Balikpapan juga mengusulkan penambahan beberapa koridor baru untuk memperluas jangkauan transportasi publik di kota. Usulan tersebut disiapkan untuk dibahas di Forum Lalu Lintas, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Fadli menyebut bahwa penambahan koridor tersebut sangat dibutuhkan mengingat pertumbuhan kota dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, terutama di kawasan permukiman baru dan pusat kegiatan ekonomi.
“Penambahan koridor ini bertujuan agar transportasi publik lebih dekat dengan warga. Akses yang mudah akan mendorong masyarakat lebih memilih BCT daripada kendaraan pribadi,” ujarnya.
Menunggu Penetapan Tarif Baru
Terkait tarif BCT, Fadli mengatakan Dishub masih menunggu konfirmasi resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penetapan tarif nantinya akan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan prinsip pelayanan inklusif.
Saat ini, layanan BCT masih gratis, sehingga menjadi pilihan favorit pelajar, pekerja, dan masyarakat umum. Fadli berharap transisi pengelolaan di tahun 2027 tetap menjaga asas kemudahan akses bagi seluruh warga.
“Kami berharap BCT bisa menjadi transportasi publik yang benar-benar merakyat dan dapat diakses oleh semua kalangan,” tambahnya.
Respons Positif dari Warga
Salah satu warga Muara Rapak, Ani, mengungkapkan bahwa keberadaan BCT sangat membantu mobilitas sehari-harinya. Ia menilai kenyamanan armada dan akses yang mudah membuat layanan ini banyak digunakan warga.
“Naik BCT nyaman sekali, apalagi buat pelajar dan lansia. Kalau nanti berbayar, semoga tarifnya tidak terlalu mahal karena bagi kami ibu rumah tangga itu bisa cukup terasa,” ungkapnya.
Ani juga menyoroti kemudahan sistem tap e-money yang diterapkan. Menurutnya, sistem pembayaran non-tunai membuat proses naik turun kendaraan lebih praktis dan cepat.
“Simple dan mudah. Tidak perlu cari uang receh,” katanya.
Dishub Komitmen Siapkan Layanan yang Lebih Baik
Dengan berbagai rencana pengembangan, Dishub Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menjadikan BCT sebagai layanan transportasi publik unggulan kota yang aman, nyaman, modern, dan berkelanjutan.
“Alih kelola ini adalah momentum penting untuk memperkuat layanan transportasi publik di Balikpapan. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” tutup Fadli.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS