KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS

Edukasi Tertib Lalu Lintas di Taman Lalu Lintas Sepinggan, Dishub Balikpapan Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Usia Dini

Editor Kaltimfact, 11/17/2025

Balikpapan

Pada Senin, 29 September 2025, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan kembali mengadakan kegiatan edukasi tertib berlalu lintas bagi anak-anak usia dini di Taman Lalu Lintas Sepinggan. Kegiatan pembelajaran ini diikuti oleh peserta didik dari TK Kinanti, TK Citra Ananda, dan TK Syachona Cholil. Kunjungan ini menjadi bagian dari pengenalan awal kepada anak-anak mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenalkan aturan sejak dini, Dishub Balikpapan berharap dapat membentuk pemahaman yang kuat terkait keselamatan di jalan.

Dalam sesi edukasi yang disiapkan, anak-anak diperkenalkan pada berbagai materi dasar mengenai keselamatan berlalu lintas. Salah satu materi utama adalah pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Rambu tersebut diterangkan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak diberi pemahaman bahwa setiap rambu memiliki makna dan tujuan tertentu, seperti memberi peringatan, petunjuk arah, atau larangan. Pemahaman tersebut penting ditanamkan sejak kecil agar anak-anak dapat mengenali simbol-simbol keselamatan ketika berada di lingkungan jalan.

Selain pengenalan rambu, anak-anak juga mendapat edukasi tentang cara menyeberang jalan yang benar. Mereka diajarkan untuk memperhatikan kondisi sekitar, melihat kanan dan kiri, serta mengikuti marka penyeberangan jika tersedia. Penjelasan ini menjadi materi penting karena menyeberang jalan merupakan salah satu aktivitas dasar yang sering dilakukan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui cara menyeberang dengan benar dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan mengajarkan tanggung jawab ketika berada di lingkungan lalu lintas.

Sikap bertanggung jawab saat berada di jalan juga menjadi salah satu topik yang disampaikan oleh petugas Dishub. Anak-anak diajak memahami bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab pengendara, tetapi juga pejalan kaki dan masyarakat secara umum. Dengan memberikan penjelasan sederhana mengenai perilaku yang baik di jalan, seperti tidak berlari sembarangan, tidak bermain di area lalu lintas, dan selalu memperhatikan sekitar, anak-anak dapat memahami bagaimana cara menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Seluruh rangkaian kegiatan edukasi tersebut dikemas dengan metode belajar sambil bermain. Pendekatan interaktif ini dipilih agar penyampaian materi keselamatan tidak terasa membebani, namun tetap memberikan dampak edukatif yang kuat. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap aktivitas yang diberikan, mulai dari kuis ringan hingga permainan yang meniru situasi di jalan raya. Simulasi sederhana juga dilakukan agar anak-anak dapat merasakan secara langsung bagaimana cara menghadapi kondisi tertentu di jalan.

Metode belajar sambil bermain dinilai efektif karena dapat membantu anak memahami materi tanpa merasa bosan. Dengan permainan yang menarik, materi keselamatan dapat tertanam dengan lebih baik. Pendekatan ini sekaligus memberikan pengalaman yang berbeda bagi anak-anak, karena mereka tidak hanya belajar melalui penjelasan, tetapi juga melalui praktik langsung dalam suasana yang menyenangkan.

Program edukasi seperti ini merupakan bagian dari komitmen Dishub Balikpapan dalam menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Dishub percaya bahwa kebiasaan positif dalam berperilaku di jalan dapat dimulai dari usia dini dan akan membawa dampak jangka panjang ketika anak-anak tumbuh menjadi pengguna jalan yang lebih aktif. Dengan memberikan pemahaman sejak kecil, diharapkan generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin, tertib, dan peduli terhadap keselamatan lalu lintas.

Dishub Balikpapan juga mengajak masyarakat, termasuk orang tua dan guru, untuk terus mendukung kegiatan edukatif seperti ini. Dukungan tersebut penting karena edukasi mengenai keselamatan tidak hanya terjadi dalam satu kegiatan, tetapi harus terus diperkuat melalui pembiasaan sehari-hari. Keteladanan dari lingkungan sekitar menjadi kunci agar pemahaman tentang keselamatan dapat berkembang lebih baik dalam diri anak-anak.

Melalui kegiatan edukasi ini, Dishub Balikpapan berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Pembelajaran sejak dini merupakan langkah awal untuk membangun generasi yang peduli dan sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas. Semakin banyak pihak yang berpartisipasi dalam mendukung edukasi keselamatan, semakin besar peluang terbentuknya lingkungan berkendara yang aman di masa depan.

(Informasi bersumber dari unggahan resmi Dishub Balikpapan.)

KALTIMFACT
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS