THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Jabatan Mentereng Eka Gustiwana di Balik Layar 'Dapur' Weird Genius
kaltimfact, 05/12/2026
Nasional

Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah unggahan yang mengungkap sisi lain dari grup musik EDM fenomenal, Weird Genius. Sebuah tangkapan layar dokumen legal mendadak viral setelah diunggah oleh akun resmi Eka Gustiwana (@ekagustiwana), yang menjawab pertanyaan penasaran netizen: "Loh Eka balik lagi ke WG?"
Alih-alih menjawab dengan kata-kata, Eka memamerkan bukti otentik berupa dokumen pengesahan pendirian badan hukum. Dokumen tersebut mencantumkan nama perusahaan yang cukup unik dan mencuri perhatian: PT Aneh Kok Jenius.

Dalam foto dokumen yang beredar, terlihat jelas rincian susunan pemegang saham, dewan komisaris, dan direksi. Dua nama besar di balik kesuksesan lagu Lathi tersebut tercatat dengan jabatan yang berbeda namun saling melengkapi: Eka Gustiwana Putra menjabat sebagai Komisaris.
Reza Oktovian (yang akrab disapa Reza Arap) menjabat sebagai Direktur. Dokumen tersebut merupakan bagian dari Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia mengenai pengesahan badan hukum perseroan. Meski beberapa detail seperti nomor pendaftaran ditutupi untuk privasi, terlihat jelas bahwa dokumen ini ditetapkan di Jakarta pada tahun 2024.
Bukan Sekadar Musisi, Tapi Pengusaha Munculnya nama PT Aneh Kok Jenius ini memberikan sinyal kuat bahwa Weird Genius kini dikelola secara profesional di bawah bendera korporasi. Nama "Aneh Kok Jenius" sendiri diduga merupakan pelesetan atau akronim kreatif dari inisial grup mereka, Weird Genius (WG).
Langkah ini dinilai sangat cerdas secara bisnis. Dengan status badan hukum resmi, Weird Genius tidak lagi hanya dipandang sebagai "grup musik", melainkan sebuah entitas bisnis yang memiliki kekuatan hukum untuk kontrak kerja sama berskala besar, lisensi musik, hingga pengembangan unit bisnis lainnya di industri kreatif.
Selama ini, banyak spekulasi beredar mengenai kesibukan masing-masing personil. Eka Gustiwana yang sering terlibat dalam proyek solo dan kolaborasi lintas genre seringkali dianggap "menjauh" dari aktivitas grup. Namun, dengan jabatan sebagai Komisaris, Eka memegang peran vital dalam pengawasan dan arah strategis perusahaan yang menaungi Weird Genius.
Fakta ini sekaligus membungkam rumor miring mengenai keretakan hubungan mereka. Jabatan Reza Arap sebagai Direktur menunjukkan perannya sebagai motor eksekutif yang menjalankan operasional, sementara Eka sebagai Komisaris memastikan kualitas dan visi perusahaan tetap berada di jalurnya.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS