THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Lewat B-Connect, Dishub Tingkatkan Konektivitas dan Keamanan Transportasi Kota
Editor Kaltimfact, 11/19/2025
Balikpapan

Balikpapan – Sabtu, 25 Oktober 2025. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mempercepat transformasi digital di sektor transportasi. Salah satu langkah besar yang kini secara resmi diperkenalkan adalah Balikpapan Connectivity (B-Connect), sebuah program strategis yang dirancang untuk menyatukan sistem transportasi kota ke dalam satu ekosistem mobilitas cerdas.
Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muh. Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa B-Connect bukan hanya program digitalisasi biasa. Program ini merupakan rumah besar yang akan mengintegrasikan berbagai layanan transportasi, manajemen lalu lintas, serta pemantauan berbasis data di seluruh wilayah kota.
“B-Connect ini menjadi rumah besar dari berbagai persoalan transportasi di Balikpapan. Tujuannya menghadirkan akses data yang mudah, arus lalu lintas yang lancar, serta memperkuat sinergi antara Pemkot, Polresta, dan Polda Kaltim,” ujar Fadli saat dihubungi pada Sabtu (25/10/2025).
Berangkat dari Persoalan Nyata di Lapangan
Fadli menegaskan bahwa lahirnya B-Connect tidak terlepas dari kondisi nyata di lapangan. Selama beberapa tahun terakhir, Balikpapan menghadapi beragam tantangan yang membutuhkan solusi cepat, efektif, dan terukur, di antaranya:
Bandwidth di Traffic Management Center (TMC) sangat terbatas, hanya sekitar 50 Mbps, padahal idealnya 200–250 Mbps.
Pergantian antar moda transportasi masih sulit, membuat masyarakat enggan berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.
Angka kecelakaan di beberapa titik rawan meningkat, memerlukan sistem pengawasan yang lebih canggih dan responsif.
“Kami ingin masyarakat menerima informasi lalu lintas yang aktual, bukan data yang sudah terlambat. Karena itu peningkatan kapasitas jaringan menjadi prioritas utama tahun ini,” tegas Fadli.
Mengembangkan Rencana Induk Transportasi Balikpapan
Dishub juga tengah menyusun master plan jaringan transportasi dan trayek angkutan kota, yang menjadi fondasi sistem konektivitas masa depan. Dengan perencanaan ini, masyarakat diharapkan lebih mudah beralih ke moda transportasi umum yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.
Fadli menyebut bahwa arahan Wali Kota juga menekankan pentingnya penataan ulang trayek, peningkatan sarana, dan modernisasi layanan transportasi.
Penerapan CCTV Berbasis AI, Tilang Otomatis, dan Sistem Pengawasan Digital
Salah satu komponen utama dari B-Connect adalah pemasangan CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) di berbagai titik strategis kota. Kamera ini tidak hanya merekam video, tetapi juga memiliki kemampuan:
Membaca nomor polisi kendaraan
Mengukur kecepatan kendaraan secara otomatis
Mendeteksi pelanggaran parkir dan pelanggaran rambu
Mengidentifikasi kendaraan yang berhenti di area terlarang
Dengan sistem AI tersebut, Dishub berencana menerapkan sistem e-tilang bagi pelanggar lalu lintas dan pengguna jalan yang parkir sembarangan. Bagi kendaraan yang diderek dan ditahan di pool Dishub, akan diberlakukan denda per malam.
“Nantinya akan diberlakukan sistem e-tilang. Kendaraan yang diderek dan menginap di pool Dishub akan dikenai denda,” jelas Fadli.
Pengembangan Sistem Pembayaran Transportasi Publik Terintegrasi
Tidak hanya soal pengawasan, B-Connect juga mencakup perubahan besar pada sistem pembayaran transportasi publik. Dishub sedang menyiapkan sistem cashless yang memudahkan masyarakat membayar ongkos perjalanan, bahkan jika berganti moda transportasi.
Dengan sistem ini, satu pembayaran bisa digunakan untuk:
~ Angkot
~ Bus kota
~ Shuttle bandara
~ Transportasi daring
Moda lain yang nantinya terintegrasi
Pengguna cukup membayar di akhir perjalanan meskipun telah berpindah moda di tengah rute.
“Kami ingin menciptakan pengalaman mobilitas yang efisien. Cukup satu sistem untuk seluruh moda transportasi,” terang Fadli.
Mengubah Budaya Transportasi di Balikpapan
Menurut Fadli, B-Connect tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun budaya transportasi baru: masyarakat lebih tertib, terhubung, dan terbiasa dengan layanan berbasis data.
Program ini juga akan membantu:
Menekan angka kecelakaan
Mengurangi kemacetan di area padat
Menertibkan parkir liar
Menjamin transparansi dan keamanan transportasi publik
Fadli berharap manfaat dari B-Connect dapat dirasakan mulai dari pelajar hingga pekerja harian.
“Harapan kami, dari pelajar hingga masyarakat umum bisa merasakan manfaat langsung dari B-Connect. Dengan sinergi lintas sektor, Balikpapan siap menjadi kota dengan sistem transportasi cerdas terbaik di Kalimantan Timur,” tutupnya.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS