THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Momen Bersejarah Trump dan Xi Jinping yang Mengguncang Dunia
Dimas Samosir, 05/14/2026
Nasional, Finansial

Dunia internasional kembali tertuju pada poros Beijing-Washington. Baru-baru ini, pemandangan spektakuler tersaji di jantung pemerintahan China saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendarat untuk melakukan kunjungan kenegaraan yang sangat dinantikan. Sambutan yang diberikan oleh Presiden Xi Jinping tidak main-main—sebuah upacara militer penuh dengan prosesi karpet merah yang menegaskan posisi tawar kedua negara di panggung global.
Sebelum kita membedah momen-momen ikonik dari foto yang beredar, perlu dicatat bahwa pemutakhiran terbaru dari pertemuan ini berfokus pada kesepakatan perdagangan bilateral dan isu keamanan siber. Berbeda dengan narasi di masa lalu, kunjungan kali ini tampak lebih "bersahabat" secara visual, meski persaingan teknologi di bawah permukaan tetap menjadi agenda utama. Trump datang dengan misi membawa kembali supremasi manufaktur AS, sementara Xi menekankan pada stabilitas regional.

Berdasarkan dokumentasi yang ada, Trump disambut dengan upacara militer lengkap di luar Balai Besar Rakyat, Beijing. Salah satu foto menunjukkan Trump dan Xi Jinping berjalan berdampingan di atas karpet merah, dengan latar belakang pasukan kehormatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) yang berbaris rapi. Detail ini menunjukkan betapa China memberikan penghormatan tinggi, sebuah kontras yang sering dibanding-bandingkan oleh publik dengan kunjungan pemimpin negara lain sebelumnya.
Momen paling menarik justru terlihat saat rombongan Amerika Serikat turun dari pesawat kepresidenan Air Force One. Tidak hanya pejabat politik, Trump membawa "Dream Team" yang terdiri dari para raksasa industri teknologi dan kebijakan.

Salah satu foto yang menjadi viral memperlihatkan jajaran tokoh penting yang turun dari pesawat. Di sana tampak Elon Musk (CEO Tesla/SpaceX) dan Jensen Huang (CEO Nvidia) berada dalam satu barisan dengan pejabat teras seperti Marco Rubio (Sekretaris Negara) dan Pete Hegseth (Menteri Pertahanan).
Kehadiran para bos teknologi ini menandakan bahwa kunjungan ini bukan sekadar urusan diplomasi politik, melainkan "perang" negosiasi teknologi. Kehadiran Jensen Huang sangat krusial mengingat peran Nvidia dalam revolusi AI global, sementara Musk memiliki kepentingan besar dengan pabrik Giga-Factory miliknya di Shanghai. Keterlibatan Jamieson Greer sebagai Perwakilan Perdagangan AS semakin mempertegas bahwa agenda utama adalah renegosiasi tarif dan akses pasar.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS