THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Viral Siswa SMK Klaim Lulus Stanford & Duke, Ternyata Hoax? Simak Fakta di Baliknya!
Editor Kaltimfact, 05/12/2026
Nasional

Kejadian bermula dari unggahan akun Instagram resmi sekolah SMK Mutiara (@smkmutiara_official) pada pertengahan Mei 2024. Unggahan tersebut memberikan ucapan selamat kepada salah satu siswanya, Fachry Gustav Pratama, atas klaim keberhasilannya menembus universitas top dunia.

Setelah menjadi perbincangan hangat, berbagai pihak melakukan verifikasi lapangan dan digital. Hingga saat ini, pihak sekolah terpantau telah mendapatkan banyak kritikan dari warganet, sementara data dari penyelenggara beasiswa menunjukkan ketidaksinkronan yang fatal.
Dunia pendidikan Indonesia sempat dikejutkan dengan kabar viral seorang siswa SMK bernama Fachry Gustav Pratama yang diklaim berhasil diterima di dua universitas bergengsi dunia, yakni Stanford University (dengan beasiswa penuh) dan Duke University (via Beasiswa Garuda). Kabar ini awalnya disambut haru biru oleh masyarakat sebagai bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing secara global.


Namun, antusiasme tersebut berubah menjadi kecurigaan besar setelah netizen menemukan sederet kejanggalan pada bukti-bukti yang diunggah.
Semuanya bermula ketika akun Instagram @smkmutiara_official mengunggah poster ucapan selamat kepada Fachry. Dalam poster tersebut, tertulis jelas bahwa Fachry diterima di jurusan Mathematical and Computational Science. Unggahan ini diperkuat dengan komentar dari akun pribadi Fachry, @tavvorina, yang mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan.
Netizen Bertindak Sebagai Detektif Digital Ketidakberesan mulai terendus saat warganet menanyakan skor SAT dan TOEFL milik Fachry. Melalui tangkapan layar komentar . Fachry mengklaim memiliki skor IELTS 8.0 dan SAT 1540. Angka yang sangat tinggi ini justru memicu rasa penasaran netizen untuk melakukan investigasi lebih dalam.
Ketidaksesuaian Nama Pejabat: Akun @adhymasnar menunjukkan bahwa nama pejabat yang menandatangani atau diklaim dalam dokumen beasiswa tersebut tidak sesuai. Associate Dean di Stanford saat ini adalah Karen Cooper, bukan nama "Emily Roberts" yang sempat muncul dalam narasi klaim tersebut.
Salah satu akun yang diduga pengurus Beasiswa Garuda (prabandarie) menegaskan di kolom komentar: "Yang bersangkutan tidak pernah mendaftar beasiswa Garuda. Terimakasih"
Klaim Delegasi AIMO: Fachry mengklaim mengikuti kompetisi AIMO secara individu, namun warganet menyebutkan bahwa seleksi untuk delegasi Indonesia sangat ketat dan nama Fachry tidak terdaftar dalam delegasi resmi
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS