THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Video Dugaan Oknum DPRD Jember Main Gim dan Merokok di Tengah Forum RDP
Editor Kaltimfact, 05/12/2026
Nasional

Dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah rekaman video yang memperlihatkan perilaku kontroversial seorang oknum pejabat publik. Di tengah upaya serius pemerintah menekan angka stunting, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember diduga justru asyik bermain gim di telepon genggamnya saat rapat berlangsung.
Peristiwa memprihatinkan ini terjadi dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi B DPRD Jember pada Senin, 11 Mei 2026. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang komisi gedung DPRD Jember dengan agenda yang sangat krusial: pembahasan isu stunting bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), BPJS, dan seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.

Dalam potongan gambar dan video yang beredar, terlihat sosok pria berkacamata, mengenakan peci hitam dan seragam batik khas, yang diidentifikasi sebagai anggota DPRD Jember periode 2024–2029. Di saat forum tengah serius membahas evaluasi data kesehatan dan peningkatan layanan masyarakat, oknum tersebut tertangkap kamera sedang menunduk fokus ke layar ponselnya. Layar ponsel tersebut menunjukkan tampilan grafis yang sangat identik dengan sebuah permainan video (game).
Tak hanya dugaan bermain gim, sorotan tajam juga mengarah pada tindakan oknum tersebut yang diduga merokok di dalam ruangan rapat. Hal ini dianggap sangat tidak etis, mengingat forum tersebut dihadiri oleh para tenaga kesehatan dan sedang membahas isu kesehatan anak.
Isu stunting merupakan prioritas nasional yang menyangkut masa depan generasi bangsa. Perilaku abai yang ditunjukkan oleh wakil rakyat di tengah pembahasan isu sensitif ini memicu kemarahan warganet. Sebagai pejabat yang baru dilantik untuk periode 2024–2029, tindakan ini dianggap mencoreng citra institusi legislatif yang seharusnya menjadi contoh profesionalitas bagi masyarakat.
Hingga saat ini, masyarakat menunggu langkah nyata dari pimpinan DPRD Jember untuk menindaklanjuti temuan ini. Integritas dewan dipertaruhkan jika perilaku "main gim saat kerja" seperti ini dibiarkan tanpa adanya klarifikasi dan konsekuensi yang jelas.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS