THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Akademik Taruna Akpol 2026 Dimulai, Kapolda Kaltim: Percaya Kemampuan Diri
kaltimfact, 05/10/2026
Balikpapan

BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menunjukkan komitmen serius dalam menjaring calon pemimpin Polri yang berkualitas. Pada Kamis (7/5/2026), Biro SDM Polda Kaltim resmi memulai tahapan Computer Assisted Test (CAT) Akademik hari pertama untuk seleksi Penerimaan Terpadu Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMKN 4 Balikpapan ini dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Kaltim, Kombes Pol Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si. Proses seleksi ini menjadi sorotan karena menerapkan standar transparansi tingkat tinggi yang sejalan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Bukan sekadar ujian biasa, setiap peserta harus melewati rangkaian verifikasi berlapis. Sebelum memasuki ruang ujian, petugas melakukan proses face matching untuk mencocokkan wajah peserta dengan database identitas asli guna menghindari praktik joki. Tidak hanya itu, pemeriksaan fisik menggunakan metal detector juga dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada alat komunikasi atau perangkat elektronik ilegal yang masuk ke ruang ujian.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, menegaskan bahwa seluruh tahapan ini diawasi oleh pengawas internal dan eksternal. "Kami ingin memastikan bahwa mereka yang lolos adalah putra-putri terbaik yang memiliki kecerdasan dan integritas tinggi tanpa bantuan kecurangan," tegasnya.
Pada hari pertama ini, tercatat sebanyak 41 peserta terdaftar yang terdiri dari 36 pria dan 5 wanita. Namun, hanya 40 peserta yang hadir mengikuti ujian. Diketahui, satu peserta pria memutuskan mengundurkan diri karena memilih untuk mengikuti seleksi di Akademi Militer (Akmil).
Materi yang diujikan meliputi Tes Pengetahuan Umum (TPU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Berdasarkan data resmi:
Tes Pengetahuan Umum (TPU) : Nilai tertinggi mencapai 88, sementara nilai terendah adalah 34.
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) : Peserta menunjukkan penguasaan materi yang baik dengan nilai tertinggi menyentuh angka 96 dan terendah 52.
Membangun Masa Depan Polri yang Unggul Pelaksanaan CAT Akademik hari pertama dilaporkan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Penggunaan sistem CAT memungkinkan hasil nilai langsung keluar secara real-time, sehingga menutup kemungkinan adanya manipulasi data di kemudian hari.
Tahapan akademik ini merupakan bagian integral dalam menyaring perwira Polri masa depan yang mampu menghadapi tantangan global. Dengan sistem seleksi yang semakin modern dan transparan, masyarakat diharapkan semakin percaya terhadap proses rekrutmen di institusi Polri.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS