THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Kaltim Kirim 3 Putra-Putri Terbaik ke Jakarta untuk Paskibraka Nasional
kaltimfact, 05/10/2026
Samarinda

SAMARINDA – Kalimantan Timur kembali mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk bertarung di kancah nasional. Sebanyak enam pelajar yang terdiri dari tiga putra dan tiga putri resmi terpilih sebagai delegasi Benua Etam untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2024 di Jakarta.

Keenam pelajar berprestasi tersebut berhasil menyisihkan puluhan kandidat lainnya dalam proses penjaringan yang sangat ketat. Berdasarkan data yang dihimpun, mereka adalah:
Aryasuta Samudrapati Riyanto (SMA Negeri 5 Balikpapan)
Galih Resky Pratama (SMA Negeri 1 Tanah Grogot)
Gus Luthfy Azka Nararya (SMA YPVDP Bontang)
Beatrice Geraldine Limbong (SMA Negeri 2 Berau)
Julita Rista Lestari (SMA Negeri 1 Tabang)
Melfana Akilah Putri (SMA Negeri 7 Samarinda)
Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Andi Muhammad Ishak, dalam acara penutupan seleksi di Aula BPSDM Kaltim pada Sabtu (9/5), menyatakan rasa bangganya terhadap sistem seleksi tahun ini. Penggunaan aplikasi digital dalam proses penilaian diklaim memberikan ruang persaingan yang lebih adil dan terbuka bagi seluruh peserta dari berbagai kabupaten/kota.
"Sistem ini memberikan kesempatan yang lebih terbuka bagi seluruh putra-putri bangsa untuk bersaing secara sehat. Saya ucapkan selamat kepada adik-adik yang terpilih mewakili Kaltim di tingkat nasional," ujar Andi saat memberikan sambutan.

Namun, di balik kegembiraan tersebut, Andi Muhammad Ishak memberikan pengingat keras. Menjadi seorang anggota Paskibraka bukan hanya soal mengenakan seragam kebesaran dan tampil gagah di hadapan kamera. Menurutnya, ini adalah amanah besar yang harus dijaga dengan sikap dan perilaku yang patut dicontoh.
Ia menekankan agar para peserta tetap rendah hati. "Menjadi Paskibraka memang keren dan menyenangkan, tapi jangan sampai membuat kita merasa lebih hebat dari yang lain. Jangan berpura-pura sombong meski berhasil terpilih," tegasnya di hadapan para peserta.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik di lingkungan sekolah, keluarga, hingga media sosial. Mengingat status mereka sebagai "tokoh" baru di kalangan remaja, setiap tindakan mereka kini menjadi sorotan publik.
Persiapan Fisik dan Mental Menuju Jakarta Mengingat jadwal pelatihan di pusat yang akan sangat padat dan menguras tenaga, para peserta diminta untuk menjaga kondisi fisik secara ekstra. Andi berpesan agar mereka mengatur pola makan, tidak begadang, dan yang paling unik, ia meminta para peserta mengurangi bermain ponsel secara berlebihan agar konsentrasi tetap terjaga.
Dalam dunia Paskibraka, kolektivitas adalah kunci. Tidak ada istilah "bintang lapangan" dalam tim ini. "Seluruh anggota memiliki peran yang sama pentingnya. Kekompakan adalah segalanya dalam mengibarkan Sang Merah Putih," tambah Andi.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS