THIS SPACE IS OPEN FOR ADS
Paus Leo XIV: Foto Viral Kenakan Nike di Balik Jubah Kepausan, Asli atau Rekayasa?
kaltimfact, 05/08/2026
Nasional

Dunia maya kembali dihebohkan dengan potongan gambar yang memperlihatkan pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV, tampil beda. Jika biasanya protokol Vatikan identik dengan sepatu kulit merah atau hitam yang formal, foto terbaru yang diunggah oleh akun media sosial @Dexerto menunjukkan sang Paus melangkah santai dengan jubah putihnya sembari mengenakan sneakers Nike berwarna putih bersih.
Unggahan ini langsung memicu perdebatan luas. Banyak yang memuji gaya modern sang Paus, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan apakah ini adalah momen nyata atau sekadar hasil kecerdasan buatan (AI) yang kembali mengelabui publik seperti kasus "Puffer Jacket" Paus Fransiskus beberapa tahun silam.

Memasuki bulan Mei 2026, perhatian dunia tertuju pada Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Francis Prevost. Sejak terpilih pada konklaf tahun 2025 lalu, Paus pertama asal Amerika Serikat ini memang dikenal membawa angin segar dalam tradisi kepausan yang kaku.
Berdasarkan penelusuran fakta dan latar belakang sang tokoh, foto yang viral tersebut memiliki tingkat kredibilitas yang menarik untuk dibahas. Berbeda dengan kasus foto AI Paus Fransiskus sebelumnya, Paus Leo XIV secara historis memang memiliki hubungan erat dengan dunia olahraga.
Dalam catatan profil resminya, Paus Leo XIV adalah seorang penggemar berat olahraga tenis. Ia sering mengungkapkan kerinduannya untuk kembali ke lapangan tenis sejak pindah dari Peru ke Vatikan , Para pengamat sneakers dari komunitas "JustFreshKicks" mengidentifikasi model tersebut sebagai salah satu varian Nike klasik berwarna putih, yang kemungkinan dipilih oleh sang Paus karena faktor kenyamanan ortopedi atau sekadar kepraktisan saat berjalan jauh di area taman.

Kemunculan Paus dengan sepatu kets ini dianggap sebagai simbol "jalan tengah" yang ia bawa. Sebagai warga negara ganda Amerika-Peru, Leo XIV seringkali menunjukkan sisi kemanusiaan yang lebih santai dan aksesibel bagi generasi muda.
Meskipun protokol resmi Vatikan tetap mewajibkan pakaian liturgi yang lengkap, penggunaan sepatu fungsional untuk alasan kesehatan atau kenyamanan saat berjalan di luar upacara formal bukanlah hal yang dilarang keras. Netizen di platform X (Twitter) bahkan menjuluki momen ini sebagai "Vatican Streetwear," yang menunjukkan betapa cepatnya sosok Leo XIV beradaptasi dengan budaya populer tanpa menghilangkan esensi religiusnya.
THIS SPACE IS OPEN FOR ADS